Wako Buka Bimtek Pendampingan Smart City

SOLOK KOTA – Wali Kota Solok H.Zul Elfian secara resmi membuka bimbingan teknis pendampingan smart city Kota Solok, bertempat di Aula Bappeda Kota Solok, Senin (9/9). Tampak hadir, seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota solok, Ketua GOW Kota Solok Ny.Elfia Reinier, Ketua LKAAM Kota Solok H.Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Bundo Kanduang Kota Solok Sitta Novembra, BUMN, BUMD, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Solok, camat, serta lurah se Kota Solok.

Adapun narasumber pada kegiatan itu, Dr.Hasyim Gautama dari Direktorat Layanan Aplikasi dan Informatika Pemerintahan, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta Hari Kusdaryanto dari Citi Asia.Inc.

Wali Kota Solok dalam arahannya mengatakan, Smart City (Kota Cerdas) merupakan program bersama Kementerian Kominfo, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan kantor Staf Kepresidenan. Gerakan tersebut bertujuan membimbing kabupaten/kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah.

Dengan konsep Kota Cerdas diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatannya ataupun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya.

“Sebuah kota dapat dikatakan sebagai kota cerdas jika didalamnya lengkap dengan infrastruktur dasar, juga memiliki sistembtransportasi yang kebih efisien dan terintegrasi, sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat. Kualitas hidup masyarakat terus meningkat, rumah dan bangunan hemat energi, bangunan ramah lingkungan dan memakai sumber energi terbarukan,” sebut H.Zul Elfian.

Untuk terwujudnya Kota Cerdas ini tentu perlu kerjasama, karena berbicara permasalahan kota bukan merupakan tanggung jawab daerah setelah dibahas dalam Forkopimda.

Kota cerdas juga butuh komitmen dari kita semua serta perencanaan yang matang, karena Kota Cerdas merupakan konsep pembangunan 5 (lima) tahun yang bertahap dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan RPJM, RPJMD dan RPJMP.

“Untuk itu, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Komunikasi dan Informatika yang bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, berinisiasi untuk menyusun Rencana Induk implementasi Kota Cerdas di Kota Solok. Penyusunan Rencana Induk ini melibatkan seluruh stake holder yang tergabung dalam Tim Pengarah, Tim Pelaksana dan Pembimbing, ” sebut wako.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok Zulfadli melaporkan, bimtek ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman kepala opd terkait Smart City dalam implementasi terhadap program dan kegiatan yang ada di unit kerja sehingga pengembangan program dan kegiatan bisa berjalan sesuai dengan roadmap yang akan dibuat. Tujuan kegiatan guna memaparkan tentang Grand Design Smart City dan penyusunan rencana induk serta penentuan Quick Win Prioritas pembangunan satu tahun kedepan.

Dengan adanya bimtek ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang Grand Design Smart City Kota Solok, mengetahui prooritas pembangunan selama satu tahun kedepan dngan penentuan Quick Win dan berpijak kepada Roadmap Smart City, serta mengetahui peran masing-masing dalam implementasi Smart City sesuai dengan roadmap.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama dan pakta integritas oleh Wali Kota Solok beserta dengan seluruh kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Solok. (Deni/HumasPro)

Crew : Deni dan Eryx.

#solokkotaberasserambimadinah
#visitkotasolok2020