Wawako Memberikan Materi Pelatihan Pemuda Kota Solok

PADANG PANJANG – Wakil Wali Kota Solok Reinier memberikan materi pelatihan pada kegiatan pendidikan dasar-dasar kebangsaan dan bela negara pemuda Kota Solok tahun 2019, bertempat di Mifan Padang Panjang, Rabu (4/9).

Pelatihan tersebut berlangsung dari tanggal 3 sampai 7 September 2019, dan diikuti sebanyak 130 orang pemuda dan pemuda perwakilan dari seluruh kelurahan yang ada di Kota Solok.

Reinier dalam arahannya, memberikan materi tentang peranan pemerintah dalam fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kota Solok. Pemerintah Indonesia beberapa saat lalu telah mengeluarkan peringatan tentang darurat narkoba.

Untuk itu, Pemerintah Kota Solok bersama Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Solok, Polres Solok Kota dan TNI dari Kodim 0309/Solok telah turun bersama ke sekolah-sekolah mengambil sampel rambut siswa pada tahun 2017, dan saat itu ditemukan sebanyak 18 kasus penyalahgunaan narkotika.

Selanjutnya, BNK Kota Solok bekerjasama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas telah turun langsung ke sekolah-sekolah dan kelurahan-kelurahan untuk memberikan sosialisasi, namun di tahun 2018 malah ditemukan kenaikan menjadi 24 kasus.

Setelah melakukan studi lapangan ke salah satu kelurahan di Kota Tangerang yang membuat kampung anti narkoba, Pemerintah Kota Solok dan BNK Kota Solok juga mencoba mengaplikasikan di Kota Solok. Dari hasil itu, sampai Bulan Mei 2019 di Kota Solok ditemukan 22 kasus. “Hal itu membuktikan berbahayanya penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini. Betapa besarnya kerugian jika anak bangsa kita mencoba-coba narkoba. Untuk itu mari bersama kita seluruh masyarakat dan para pemuda melawan narkoba, serta senantiasa membela bangsa dan negara,” ujar Reinier.

Reinier mengakui, meskipun para pemuda yang mengikuti pelatihan ini telah diberikan sosialisai tentang bahaya narkoba, kasus penyalahgunaan tidak akan otomatis hilang. “Namun diharapkan dengan adanya pelatihan ini, para pemuda peserta akan dapat menularkan dan memberikan informasi kepada pemuda lain bahkan masyarakat di daerahnya untuk memerangi penyalahgunaan narkotika, jadilah duta bela negara dan duta anti narkoba” sebut Reinier.

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Solok juga terpilih sebagai satu-satunya daerah yang mendapatkan penghargaan dari Provinsi Sumatera Barat sebagai daerah pemerhati penyalahgunaan narkoba. “Penghargaan itu merupakan pelecut semangat bagi Kota Solok, untuk mengurangi bahkan menghabiskan kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Solok. Stop penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

“Diharapkan komitmen untuk memberantas penyalahgunaan narkoba tidak hanya diucapkan dengan kata-kata, namun dilakukan dengan sikap nyata dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat,” tutup Reinier.(Deni/HumasPro)

Crew : Deni dan Eryx.

#solokkotaberasserambimadinah
#visitkotasolok2020