Wako ; Kepala OPD Harus Siap!!

SOLOK KOTA – “Kritik bagi seluruh Kepala OPD, harus siap dalam setiap situasi dan kondisi,” tegas Wako dihadapan seluruh Kepala OPD dalam rapat koordinasi di ruang wako. Selasa (23/7).

Wali Kota Solok menegaskan lebih lanjut, bahwa beliau tidak menginginkan OPD yang tidak menguasai persoalan yang ada dilingkup tugas pokok dan fungsinya. “Kembali saya tegaskan, Kepala OPD itu Wali Kota di OPDnya. Oleh karena itu pahami dan kuasai tugas masing-masing, tidak sedikit-sedikit wako, atau tidak ada pejabatnya bahkan staf yang menyimpannya. Jika diperlukan hal teknis sekalipun Kepala OPD juga ketahui. Saya bersama pak wakil tidak ingin dengar setiap persoalan terutama berkaitan dengan pelayanan masyarakat terganggu karena tidak ada kepala OPD atau ini harus pak wali, wakil atau sekda,” ungkap Zul Elfian.

Wako juga menjelaskan pada prinsipnya seluruh penyelenggaraan pemerintahan sudah menjadi tugas Kepala Daerah. Bukan berarti setiap persoalan terkendala karena itu.
“Jangan berlindung dengan itu, karena kewenangan telah diserahkan kepada OPD sesuai tupoksi. Tentunya hal-hal prinsip tetap dilapor dan konsultasikan, dengan kata lain kamehi kadai masing-masing ,” pungkas wako.

Beliau juga mengingatkan seluruh kepala OPD yang melaksanakan perjalanan dinas luar daerah agar dapat mensiasati dan memanfaatkan seefektif mungkin. “Saya tidak pernah menghambat untuk melakukan perjalanan dinas luar daerah. Namun saya minta agar dapat dilaksanakan se efektif dan se efisien mungkin, sehingga tugas yang ditinggalkan tidak terhambat dan perjalanan itu ada yang dihasilkan,” jelas wako mengingatkan.

Terkait Visit Kota Solok 2020 sekaligus setengah abad usia Kota Solok, wako juga mengingatkan seluruh OPD untuk persiapkan dan memastikan perencanaan yang mendukung itu. Selain itu tak luput beliau mengingatkan untuk penyelenggaraan sholat magrib berjamaah dan magrib mengaji.
“Mari kita bersama kita evaluasi magrib mengaji, ingatkan masyarakat termasuk kita matikan televisi dan stop aktivitas untuk magrib berjamaah dan dilanjutkan membaca Al quran, murothal, dimasjid atau dirumah. Untuk itu kepada Camat bersama jajaran untuk ikut memonitor dilingkungan wilayah kerja masing-masing,” harap Zul Elfian. (HumasPro)