Inovasi Daerah Kota Solok Dinilai Tim Litbang Kemendagri

SOLOK KOTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solok Rusdianto,SIP,MM secara resmi menyerahkan berkas inovasi Pemerintah Kota Solok kepada Drs.Asrori, Peneliti Utama Pusat LITBANG Inovasi Daerah pada Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat LITBANG Inovasi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, bertempat di Ruang Kerja Sekda Kota Solok, Rabu (14/11).

Turut mendampingi pada kesempatan itu, Asisten III Setda Kota Solok Drs. Muhammad,M.Si, Sekretaris Balitbang Kota Solok Afrizal,M.Eng, serta Sekretaris Dinas Kominfo Kota Solok Lusya Adelina,SE.

Berkas inovasi yang diserahkan tersebut merupakan rangkaian penilaian guna meraih Inovative Goverment Award (IGA) dari Kemendagri. Kota Solok berhasil masuk nominasi 10 besar penilaian nasional. Dari 10 besar tersebut, Provinsi Sumatera Barat berhasil mengirimkan 4 perwakilannya, yakni Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Pemerintah Kabupaten Agam, serta Pemerintah Kota Solok.

Sekda Rusdianto dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Kota Solok kepada Drs.Asrori. Rusdianto juga meminta maaf, pada saat bersamaan Walikota Solok H.Zul Elfian dan Wakil Walikota Solok Reinier sedang ada tugas di luar daerah.

Namun, berhalangan hadirnya pimpinan daerah saat penyerahan berkas inovasi tersebut, tidak mengurangi sedikitpun keinginan Pemerintah Kota Solok terus melakukan inovasi. “Bahkan, Wako H.Zul Elfian sangat mendorong setiap Organisasi Pemerintahan Daerah untuk terus melahirkan inovasi-inovasi guna percepatan realisasi kerja pemerintahan,” tegas Rusdianto.

Seusai penyerahan berkas, Drs.Asrori berkesempatan meninjau langsung sampel inovasi sebanyak empat buah ke OPD yang telah menjalankan inovasi sangat baik. Keempat itu ialah E-goverment Kominfo Kota Solok, Aplikasi Anak Denai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Solok dengan aplikasi Langkok, serta PSC 119 Smash Care Dinas Kesehatan Kota Solok.

Aplikasi Anak Denai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok ialah Antar buku, kemudian menarik dan menggulirkan kepada masyarakat lain. Aplikasi ini sudah dilakukan di 4 kelurahan Kampung Jawa, Nan Balimo, VI Suku, Tanah Garam.

Proses kegiatan ini, kelurahan menunjuk satu orang kader per RT untuk menggulirkan buku. Satu RT terdiri dari 24 KK dengan buku yang digulirkan selama 15 hari, kemudian dan digulirkan lagi. Setiap rumah KK yang mengikuti program ini sudah ditempeli dengan stiker.

Sementara itu, Disdukcapil Kota Solok dengan aplikasi langkok (Lahir-Pulang-OK). Aplikasi ini ialah Penerbitan kartu keluarga, akta kelahiran dan kartu identitas anak. Aplikasi ini melalui kerjasama dengan beberapa rumah sakit dan klinik bersalin, yakni RSUD Solok, Rumah sakit bersalin Yasmin, Rumah sakit ibu dan anak Permata Bunda, Rumah sakit ibu dan anak Ananda, Bidan Praktek Mandiri En Djalin, Bidan praktek mandiri Roza.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kota Solok dengan aplikasi andalan PSC 119 Smash Care. Aplikasi ini sudah mendapatkan apresiasi luar biasa dan sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Solok yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat. Pasien tinggal menelpon ke 119 dengan bebas pulsa, Dinas Kesehatan langsung menindaklanjuti dengan memberikan informasi kepada puskesmas terdekat dengan lokasi pasien. Paling lama 10 menit, mobil ambulance puskesmas beserta tenaga kesehatan akan segera memberikan pertolongan kepada pasien. (Deni/HumasPro).