Wako Solok Buka Sosolialisasi Keterbukaan Informasi Publik

SOLOK KOTA – Walikota Solok H.Zul Elfian,SH,M.Si membuka kegiatan Sosialisasi Keterbukaan Informasi di era digital, bertempat di Gedung Kubung Tigo Baleh, Rabu (17/10).

Hadir sebagai narasumber, Prof.Dr.Drs. Henri Subiakto,SH,MA dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, serta Hendra J. Kede, ST,MH dari Komisi Informasi Pusat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Solok Zulfadli dalam laporannya menyebutkan, peserta kegiatan sosialisasi ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang ada diseluruh OPD di Pemerintah Kota Solok, unsur LKAAM Kota Solok, Bundo Kanduang Kota Solok, LPMK, Lurah serta camat.

Tujuan kegiatan itu guna meningkatkan pengetahuan PPID, mengetahui perkembangan aplikasi informasi, serta memberikan tambahan wawasan pentingnya keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, Wako H.Zul Elfian memberikan apresiasi kepada Kominfo Kota Solok yang telah melaksanakan kegiatan ini, tentunya kegiatan ini diadakan agar kita benar-benar bisa memahami peran PPID dan seluruh ASN dalam keterbukaan informasi publik di Kota Solok.

Lebih lanjut, H.Zul Elfian mengingatkan, salah satu misi Pemerintahan Kota Solok ialah mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih. Oleh karena itu, kegiayan ini sangat berguna untuk mewujudkan harapan kita menyukseskan misi tersebut.

 

Tiga hal utama yang harus dipenuhi dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik ialah, Kredibilitas, Transparansi dan Partisipasi Masyakat. ” Mustahil ada transparansi jika tidak ada keterbukaan informasi,” sebut H.Zul Elfian.

Ia menyebutkan, sekarang inu di PPID Kota Solok masih ada yang merasa ketakutan, oleh karena itulah harus diatasi sedini mungkin. ” Kebenaran harus kita sampaikan agar ketidakbenaran tidak bertebaran dimana-mana,” tegasnya.

Selanjutnya, jika tidak ada partisipasi masyarakat, maka RPJPD yang kita rancang hanya sebagai catatan kosong saja dan tak ada artinya apapun. “Kita akui, berkat adanya dukungan dan partisipasi masyarakat, selama ini apa yang tidak bisa dilakukan akan bisa kita lakukan. Tujuan utama kita adalah untuk mensejahteraan masyarakat Kota Solok,” tutup Wako. (Deni/Humaspro).