Wako Menjadi Pembina Upacara di SDN 13 Simpro

SOLOK KOTA – Walikota Solok Zul Elfian menjadi Pembina Upacara SDN 13 Simpang Rumbio Sekaligus menyerahkan medali dan tropi kepada perwakilan murid SDN 13 simpang rumbio yg mengikuti Turnamen Pencak Silat Tingkat Sumatera Barat di Pesisir Selatan beberapa waktu lalu. Senin (24/9)

Dalam sambutannya Wako mengapresiasi siswa yang merupakan Atlet Pencak Silat SDN 13 Simpang Rumbio Binaan Pelatih Zaki Zakaria karena telah ikut mengharumkan Nama Kota Solok atas perolehan 4 Medali dan Prediket Pesilat Terbaik Pada Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci.

“Selamat dan terimakasih saya ucapkan atas nama Masyarakat dan Pemerintah Kota Solok atas prestasi ananda yang berhasil meraih Medali Emas hingga Perunggu dan prediket Pesilat Terbaik pada Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Cup 2018 Tingkat SD hingga SLTA se-Sumbar yang berlangsung 14-16 September 2018 lalu di Kab Pesisir Selatan (Pessel). Pencak silat merupakan program/kegiatan ekstrakurikuler unggulan di.SDN 13 Simpang Rumbio,” ungkap Wako.

Beliau juga berpesan kepada anak-anak untuk menjadi anak yang sehat badannya, cerdas otaknya, bagus Imannya dan mentalnya. Pemerintah Kota telah menghimbau Magrib Mengaji, tentunya diminta sekolah ikut mendukung itu untuk mengarahkan anak-anak untuk melaksanakan dirumahnya masing.

“Matikan Televisi dan media komunukasi dan isi waktu antara magrib dan isya dengan mengaji, murothal ataupun kegiatan ibadah lainnya,” pesan beliau.

Pada kesempatan itu, Zaki Zakaria, Spd yang merupakan pelatih menyampaikan bahwa atlet-atlet yang berprestasi tersebut antara lain terdiri atas ; Restu Kurniawan kelas 6, Silvika Jolian Putri kelas 6, Zafira Anisa Putri kelas 6, Jefri Geofani kelas 6 dan Prayudha Putra Parwat kelas 5. Dari kelimanya, Alhamdulillah 4 siswa atau atlet kita ini berhasil meraih medali mulai dari Emas hingga Perunggu. Rincinya, 2 Emas diraih oleh Zafira dan Prayudha, 1 Perak Silvika dan 1 Perunggu Restu. Juga, kita berhasil menyabet prediket Pesilat Terbaik SD.

“Yang belum beruntung adalah Jefri Geogani”, papar Pelatih Zaki.

Menurut Zaki, sukses anak-anak (Kota Solok) berkat latihan yang ketat, teratur dan keras. Dimana latihan umum dilaksanakan sekali seminggu sejak Januari hingga Juli 2018 dan dilanjutkan TC pada 15 Agustus 2018. Malah semangat atlet kian tinggi saat latihan khusus (fisik dan teknik) sempat mengambil tempat di rumah dinas Walikota Solok.

“Kehadiran Walikota Zul Elfian melepas keberangkatan anak-anak dan ikutsertanya pata orang tua bersangkutan, Pendamping Sekolah Akmal S.Pdi dan Official Jeli Melda ke Pessel pun punya andil membakar semangat anak-anak”, hematnya.

Pelatih Pencak Silat Tapak Suci handal di Solok tersebut menilai raihan prestasi anak-anak asuhannya sudah optimal. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa anak-anak belum pernah mengikuti berbagai kejuaraan sebelumnya, mental bertanding agak kena dan jarak istirahat dari babak penyisihan sampai final relatif sangat singkat.

Salah seorang peraih medali emas, Prayudha Putra Parwat “Yudha” menarik perhatian media ini. Kenapa tidak, ukuran tubuh putra dari pasangan Parlin keseharian karyawan pada usaha jasa pelaminan dan Wati ibu rumah tangga ini relatif jauh lebih kecil/rendah. Bahkan, siswa kelas 5 SD ini terang-terangan mengaku sempat gamang karena baru pertama kali ikut kejuaraan dan menghadapi lawannya yang jauh lebih besar/tinggi. Namun, sebagaimana tuturan pelatihnya Zaki Zakaria, Yudha di final dengan kecepatan kaki dan tangannya berhasil mengalahkan telak lawannya. Atas keberhasilannya, siswa yang selalu ceria dan ingin bermain dengan teman-temannya tersebut tidak hanya meraih Medali Emas. Melainkan juga, dinobatkan sebagai Pesilat SD terbaik.

“Para pesilat kita dilatih dalam hal kecepatan kaki dan tangan, Bukan bantingan, Tak soal jika kelimanya sempat merasakan bantingan lawan. Tapi Alhamdulillah tidak ada yang cidera. Kecuali sakit-sakit sedikit, seperti Yudha pada bagian bawah mata dan tangan”, jelas Zaki. (HumasPro)