Kota Solok Peringati Hari Puncak Krida Pertanian ke 46, Koperasi ke 71, dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV tahun 2018.

SOLOK KOTA – Wakil Walikota Solok Reinier,ST,MM menghadiri acara Peringatan Hari Puncak Krida Pertanian ke 46, Koperasi ke 71, dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV tahun 2018, bertempat di Gedung Kubung 13, Rabu (5/9).

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat yang diwakili Kabid KSPK Dra.Mardalena Wati Yulia, M.Si, Forkopimda Kota Solok, Ketua GOW Kota Solok Ny.Elfia Reinier, Ketua Dharma Wanita Kota Solok Ny.Ria Rusdianto, Kepala Dispenduk KB Kota Solok H.M.Safni, dan Ketua LKAAM H.Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Dekopinda, KTNA, Pengurus Koperasi, Pelaku Usaha UKM, Kelompok Tani dan Para Kader.

Ketua Panitia Pelaksana H.M.Safni dalam laporannya menyebutkan, tujuan peringatan Harganas ke XXV adalah meningkatkan komitmen pemerintah daerag dalam pembangunan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), serta meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam upaya membangun keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

Tujuan Peringatan Hari Koperasi ke 71 di Kota Solok ialah menumbuhkan rasa kebersamaan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan koperasi agar sehat, kuat, mandiri dan tangguh menghadapi tantangan perekonomian global. Selanjutnya, mengevaluasi dan melakukan introspeksi setahun kerja gerakan koperasi, meningkatkan koordinasi dan harmonisasi kinerja antara pemerintah dengan penggiat dan penggerak koperasi.

Sedangkan, tujuan peringatan Hari Krida Pertanian ialah meningkatkan produksi pangan dan penganekaragaman konsumsi pangan lokal menuju kemandirian dan ketahanan pangan lokal.

Para peserta kegiatan, dalam rangka Harganas terdiri dari 140 orang, peserta dari Dinas Koperasi sebanyak 100 orang, Dinas Pertanian 100 orang dan ketahanan pangan 15 orang, serta para pemenang lomba.

Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Dra.Mardalena Wati Yulia, M.Si menyampaikan apresiasi dan penghargaan setingginya kepada Pemko Solok. Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan tungkat nasional dan tingkat provinsi yang telah dilakukan sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Mardalena mengucapkan selamat kepada Pemko Solok yang telah banyak meraih penghargaan pada tahun 2018 ini. Pada puncak Harganas di Kota Manado, Walikota Solok meraih penghargaan manggala karya kencana yang merupakan penghargaan tertinggi di KKBPK.

Selanjutnya, baru-baru ini pada jambore Saka Kencana di Kota Sawahlunto, Wako telah menerima anugerah Ayah-Bunda GenRe (ABG) award karna dinilai telah berhasil menyukseskan GenRe di Kota Solok. “Kami selaku BKKBN Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada Pemko Solok yang telah memberikan dukungan dan memperoleh keberhasilan dalam program KKBPK,” ujarnya.

Sementara itu, Wawako Reinier juga menyampaikan ucapan selamat dan terimakasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan koperasi, pertanian dan keluarga nasional yang telah bekerja keras dan berkontribusi dibidangnya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

 

Peringatan Hari Koperasi telah memasuki usia 71, kita berhara peringatan ini menjadi momentum penting untuk lebih memacu upaya pengembangan koperasi di Kota Solok. Koperasi dan UMKM di Kota Solok perlu kita siapkan dengan baik agar mampu bersaing dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Tema yang diusung pada peringatan hari koperasi kali ini ialah ‘Peran Generasi Muda Koperasi Menghadapi Fenomena Ekonomi Milenial’. Tema ini dinilai penting karena bagaimana generasi muda ikut serta dalam memajukan koperasi untuk mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Hari Krida Pertanian ke 46 Tahun 2018 kali ini mengangkat tema ‘Kita Tingkatkan Penguasaan Teknologi dan Inovasi Menuju Kemandirian dan Kedaulatan Pangan’. Negara kita adalah negara agraris yang mempunyai potensi sumber daya pertanian yang berlimpah untuk memproduksi kebutuhan bahan pangan. Kota Solok pun demikian, walaupun lahan pertanian semakin berkurang, namun potensinya masih cukup besar dan merupakan modal guna peningkatan produksi komoditas strategis terutama padi, jagung, sayur-sayuran dan buah-buahan serta komoditas perkebunan dan peternakan. “Kegiatan pertanian adalah salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Untuk tahun 2018 ini telah diberikan bantuan berupa ternak itik sebanyak 50 ekor, bantuan pakan, bantuan kandang, bantuan bibit tanaman dan sayuran yang diserahkan kepada 40 KK miskin,” sebutnya.

Selanjutnya, dalam peringatan Harganas, Pemko Solok mengucapkan terimakasih karena telah berhasil prestasi terkait program KKBPK. Adapun penghargaan itu ialah Manggala Karya Kencana, ABG Award, Juara I Kader IMP terbaik tingkat provinsi, Juara I Kader BKB terbaik tingkat provinsi, Juara II PKB/PLKB Teladan tingkat provinsi, Juara II Kader UPPKS tingkat provinsi, juara III kader BKR tingkat provinsi, Harapan I Kader BKL tingkat provinsi, serta Juara II MKJP terbanyak Provinsi Sumatera Barat yang diraih Puskesmas Tanah Garam.

“Saya harapkan penghargaan ini menjadi penambah semangar kita dalam berjuang bersama pemerintah dan dengan seluruh elemen masyarakat, selalu berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menyukseskan Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga sehingga program 2 Anak Cukup senantiasa ada di hati keluarga dan masyarakat Kota Solok guna mewujudkan keluarga bahagia, sejahtera dan berkualitas,” tutup Reinier. (Deni/HumasPro).