Wawako Pembina Upacara di SMKN 2 Solok

SOLOK KOTA – Wakil Walikota Solok Reinier,ST,MM bertindak sebagai pembina upacara bendera, bertempat di Lapangan SMKN 2 Solok, Jl.Tunas Bangsa I Kelurahan Nan Balimo, Senin (3/9).

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala SMKN 2 Solok Drs. Abdul Hadi,sp.PSA.
Seluruh majelis guru, seluruh majelis guru, serta ratusan siswa dan siswi SMKN 2 Solok.

Wawako Reinier dalam amanatnya mengatakan, fenomena yang terjadi di negara kita saat ini, banyak lulusan sekolah ataupun universitas yang menganggur. Hal tersebut terjadi karena, saat mereka tamat pendidikan, mereka tidak punya skill dan keahlian apapun. Oleh karena itu, khusus bagi ananda yang sekolah di SMKN 2 Solok, harusnya punya kelebihan dari sekolah lain. Ananda semua diperkenalkan, diajarkan dan dilatih untuk mempunyai keahlian. “Dengan bekal yang ada setelah lulus sekolah, ananda tentu sudah memiliki dasar untuk menata kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Reinier mengatakan, sepatutnya fenomena pengangguran tersebut tak perlu terjadi bagi para pelajar SMKN 2 Solok. Pada ikrar janji siswa yang diucapkan tadi, semuanya sudah lengkap. Kalian semua adalah generasi penerus bangsa yang memiliki kewajiban terhadap orang tua, sekolah dan bangsa, itu semua harus kalian lakukan nantinya.

Namun, apa yang telah diikrarkan bersama tadi, apabila tidak kalian pahami dan kalian laksanakan maka janji itu hanya merupakan janji belaka. “Ananda sekalian mau tidak mau, akan menjadi generasi penerus, akan menjadi pemimpin bangsa ini,” lanjut Reinier.

Untuk menuju dan menyiapkan kearah itu, pemerintah memandang perlu ada proses yang baik. Pemerintah dalam bidang pendidikan telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk berproses, mulai dari tingkat dasar, menengah dan seterusnya, segala sesuatu sudah diatur untuk menghasilkan generasi penerus yang baik.

Selanjutnya wawako juga menyampaikan bahwa masalah narkoba yang sangat marak terjadi saat ini harus ditangkal, apalagi di usia sekolah yang menjadi target utama gembong narkoba. Beliau mengakui keresahan orang tua akan masalah narkoba saat ini sangat tinggi.

“Apalagi jika ananda sempat masuk lingkaran narkoba itu, sampai ananda terjerumus, maka sangat tipis masa depan ananda akan menjadi baik lagi. Ananda semua harus paham, orang yang bisa membentengi ananda adalah diri ananda sendiri,” ungkap wawako

Beliau menyampaikan sudah menjadi tugas pemerintah untuk mengingatkan, memberi saran.

“Keinginan menjauhi narkoba itu semuanya tergantung pada diri ananda, Besarnya harapan orang tua dirumah yang telah susah payah mencarikan biaya untuk sekolah, itu semua harus kita bayar dengan hal yang membanggakan,” kata Reinier.

Diakhir amanat, Reinier mengingatkan jangan sampai ada genk-genk di sekolah ini. Adanya ikutan genk-genk itu adalah awal dari perilaku negatif yang tidak ada manfaatnya sedikitpun. “Untuk itu bapak pesankan agar bertemanlah dengan baik, jika ada teman yang mengingatkan kebaikan jangan marah, itulah teman yang sebanarnya. Tolong ananda kembali ke proses pendidikan yang baik lagi, raihlah cita-cita dan masa depan yang baik,” tutupnya. (Deni/HumasPro).