Wakil Walikota Solok Buka Sosialisasi Bahaya Narkoba

SOLOK KOTA- Wakil Walikota Solok Reinier membuka kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, bertempat di Aula SMP 5 Kota Solok, Rabu (1/8).

Sosialisasi ini mengangkat tema Wujudkan Gemerasi Muda Yang Berakhlak, Berprestasi dan Berkarakter Untuk Masa Depan Hebat Tanpa Narkoba. Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok Dodi Osmond, Kasat Narkoba Polres Solok Kota Dodi Effendi.

Peserta kegiatan sebanyak 130 orang yang berasal dari pemuda kelurahan, pelajar SLTA dan mahasiswa di Kota Solok.

Dodi Osmond dalan laporannya menyebutkan, maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemahaman kepada pemuda Kota Solok tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tujuan sosialisasi ini guna memberitahukan kepada masyarakat apa saja dampak dan akibat buruk dari penyalahgunaan narkoba, baik itu bagi dirinya sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Sementara, Reinier yang juga ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Solok mengaku cemas melihat situasi peredaran narkoba saat ini.

“Peredaran narkoba yang coba kita atasi saat ini justru makin meningkat kasusnya, grafiknya terus mengalamai kenaikan. Tentu ini menjadi tantangan bagi kita bersama untuk dapat menangkal narkoba itu,” ujar Reinier.

Reinier mengingatkan kepada para pemuda, ananda semua adalah calon pemimpin masa mendatang, ananda butuh proses dalam menjalankan kehidupan tanpa tercemar oleh narkoba.

Skenario besar orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak generasi penerus bangsa ini harus kita tangkal bersama.

“Melalui sosialisasi ini kita kembali mencoba mengajak generasi muda agar punya tekad menjauhi serta memberantas narkoba. jika pemuda tidak bertekad melawan narkoba maka akan bertambahlah korban narkoba, tentu kita tidak inginkan hal ini terjadi,” ujar Reinier.

Oleh karena itu, harus ada perhatian lebih serius dari generasi muda, minimal perhatian kepada temannya. Karena, teman yang baik pasti tidak ingin temannya rusak oleh narkoba.

“Harus ada tekad kuat dari para pemuda untuk memberantas narkoba. Sebuah tekad yang memiliki rasa tanggung jawab untuk perangi narkoba,” tutupnya.

(Deni/HumasPro).